Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula

Posted on

Cara Bisnis Jilbab Online untuk PemulaMenjalankan bisnis jilbab secara online adalah salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mencapai kesuksesan finansial. Tidak perlu galau, sebab cara bisnis jilbab online untuk pemula sangat mudah diterapkan.

Bahkan Anda bisa meniru cara-cara yang telah dilakukan oleh orang-orang yang sukses di bidang ini terlebih dahulu. Jika melihat potensi yang sangat menjanjikan dari bisnis ini, tidak ada salahnya jika Anda juga melakoninya. Namun, awali dulu dengan menyimak informasi berikut ini:

 

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula yang Sangat Mudah

 

1.     Tentukan Peran Anda

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Pertama, Anda harus menentukan peran yang akan Anda ambil terlebih dahulu. Hal ini akan terkait dengan langkah awal untuk memulai bisnis jilbab. Mengenai peran ini, ada tiga opsi yang dapat Anda pilih, yakni sebagai produsen, sebagai reseller atau sebagai dropship.

  • Produsen

Jika mengambil peran sebagai produsen, maka Anda harus membuat jilbab-jilbab untuk kemudian dijual secara online. Ada baiknya bila Anda juga mempelajari serta terus memperbarui pengetahuan tentang aneka macam serta desain jilbab yang tengah diminati saat ini.

Untuk menjadi produsen, tentu diperlukan modal yang cukup besar. Modal tersebut digunakan untuk membeli bahan baku, mesin juki, mesin jahit, hiasan untuk jilbab, dan lain sebagainya.

  • Reseller

Jika memutuskan untuk menjadi reseller, maka tugas Anda ialah menjual lagi barang-barang yang dibeli dari supplier. Jadi, jelas dalam hal ini Anda juga memerlukan modal, dimana modal tersebut akan digunakan untuk membeli jilbab dari supplier untuk kemudian dijual secara online.

  • Dropship

Sedangkan kalau ingin menggunakan sistem dropship, sebenarnya di sini Anda juga akan bertugas menjual jilbab milik supplier. Hanya saja bedanya, tidak perlu yang namanya stok produk. Cara ini sangat cocok dijalankan oleh pemula yang hanya memiliki modal terbatas.

Dengan sistem dropship, Anda hanya perlu mempromosikan jilbab yang dibuat oleh supplier atau produsen. Nanti kalau sudah ada yang membeli, Anda memberikan kabar kepada supplier tersebut.

Sisanya supplier yang akan mengurus serta mengirimkan barang ke pembeli atas nama Anda. Mudah, bukan?

Dari ketiga poin di atas, mana yang akan dipilih itu semuanya terserah Anda. Namun, yang pasti adalah pertimbangkan semuanya dengan baik, terutama yang berkaitan dengan modal.

 

2.     Tentukan Produk yang Akan Dijual dan Tentukan Pangsa Pasar

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Setelah memutuskan apakah Anda akan menjalankan bisnis jilbab online dengan menjadi produsen, reseller atau dropshipper, selanjutnya tentukan produk yang ingin dijual. Jilbab itu cukup banyak macamnya.

Menjual semua jenis jilbab boleh-boleh saja, atau hanya menjual salah satunya ini juga bukan masalah besar. Karena setelah memutuskan untuk menjalankan bisnis jilbab online, Anda harus berkomitmen dengan bisnis ini.

Selain itu, Anda juga harus menentukan pangsa pasar yang ingin dijadikan target sebagai sebagai konsumen. Memang jilbab dapat digunakan oleh siapa saja dan dari umur berapa saja, asalkan dia adalah wanita. Namun, harus diakui bahwa menentukan pangsa pasar ini sangat penting.

Pasalnya, ini adalah salah satu strategi pemasaran yang akan membagi-bagi keseluruhan permintaan produk dan mencerminkan golongan konsumen, contohnya umur, pendidikan, status sosial, dan tingkat pendapatan.

Namun, karena yang akan Anda jual adalah jilbab, sebaiknya Anda fokus pada usia saja. Jadi mengenai pangsa pasar ini, tentukan kelompok usia wanita yang akan dijadikan target konsumen.

 

3.     Pilih Bahan, Tentukan Harga dan Buatlah Branding yang Unik

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Dalam bisnis jilbab, baik online maupun offline, bahan adalah sesuatu yang wajib diperhatikan. Pasalnya, bahan ini nanti akan menjadi penentu apakah konsumen nyaman ketika memakainya atau tidak. Oleh sebab itu, pilihlah bahan yang benar-benar berkualitas namun juga cocok untuk model jilbab yang dipilih.

Kalaupun Anda adalah reseller atau dropshipper, pilihlah supplier yang menyediakan jilbab dengan bahan yang bagus. Selain soal bahan, harga juga perlu diperhatikan. Menjalankan bisnis online pastinya dibarengi dengan harapan agar mendapat keuntungan, bukan?

Catatannya adalah jangan memberikan harga yang terlalu tinggi. Sebaiknya harga ini disesuaikan dengan kualitas dan lihatlah bagaimana pesaing menetapkan harga. Tidak masalah jika keuntungan yang Anda dapat sedikit, asalkan produk yang Anda tawarkan bisa laku keras.

Agar orang-orang, khususnya target konsumen bisa mengenali bisnis Anda dengan mudah, maka harus dilakukan branding dengan tepat. Selain membuat banyak orang lebih mudah mengenal dan mengingat bisnis ini, branding juga akan membantu menarik minat orang-orang untuk penasaran dan membeli.

 

4.     Siapkan Foto Produk yang Akan Dijual

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Ketika berbelanja online, konsumen akan kesulitan untuk mengetahui bagaimana rupa produk. Oleh sebab itu, Anda harus membantu memecahkan kesulitan mereka itu dengan menyiapkan foto produk-produk jilbab yang akan dijual. Foto ini harus foto yang bagus ya, yang jelas dan tidak buram.

Tujuannya agar calon pembeli bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik mengenai produk. Selain itu, akan bagus pula jika Anda menyiapkan foto produk dari berbagai sisi. Jadi, pembeli akan tahu bagaimana saat dipakai jika dilihat dari samping, depan dan belakang.

 

5.     Manfaatkan Sosial Media

Cara Bisnis Jilbab Online untuk Pemula,cara memulai bisnis jilbab sendiri,rincian modal usaha jilbab,usaha jilbab rumahan,cara produksi jilbab segi empat,usaha jilbab online tanpa modal,paket usaha hijab brand sendiri,kelemahan usaha hijab,analisis usaha jilbab online

Selanjutnya, Anda dapat memanfaatkan sosial media sebagai sarana untuk menjual dan menjalankan bisnis jilbab online. Ada cukup banyak opsi media sosial yang bisa Anda gunakan, di antaranya ada Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya.

Kalau ingin menjangkau konsumen lebih luas lagi, bisa membangun toko online di berbagai marketplace ternama di Indonesia. Jangan lupa, berikan deskripsi pada setiap foto produk yang Anda pasang di toko online, ya.

Cara bisnis jilbab online untuk pemula diawali dengan Anda yang menentukan apakah akan menjadi produsen, reseller atau dropshipper. Untuk selanjutnya, Anda masih perlu menyiapkan beberapa hal sebelum akhirnya bisa memulai penjualan jilbab.

Leave a Reply

Your email address will not be published.